H. Mahbub Mesrie adalah putra bungsu H. Mesrie (putra ke-dua belas). Beliau dilahirkan di Bandung pada tanggal 8 Agustus 1938. Dalam lingkungan keluarga H Mesrie, beliau dikenal dengan nama panggilan Bapak Abud (Mang Abud, Aki Abud). Mahbub menyelesaikan pendidikan terakhir di Universitas Gajah Mada untuk tingkat S1. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Mahbub menjadi pegawai negeri di Pemda Jawa Barat.
Jabatan pertama yang diembannya adalah jabatan yang sangat penting, yaitu sebagai Wedana Rengas Dengklok. Selanjutnya, beliau pernah menjabat berbagai instansi Pemda Jabar dan Kota Bandung dan akhirnya sebelum pensiun, beliau mendapat kepercayaan sebagai Pembantu Gubernur Wilayah II Bogor (Residen Bogor).
Pada tanggal 3 Mei 1964, Mahbub menikah dengan Tati Kuswinarti, kelahiran Bandung, tanggal 18 April 1946. Pasangan Mahbub-Tati dikaruniai 6 orang anak, yang sebagian sudah berkeluarga, yaitu :
- Dr. Ir. Arry Akhmad Arman (Ari)
- Dra. Iffie Sofiati (Ifi)
- Dra. Novi Novianti (Ovi),
- Dra. Vonny Vonianti (Oni),
- Iwan Kuswanda (Iwan), dan
- Iman Nurachman (Iman).
Mahbub Mesrie meninggal pada tanggal … Mei 2005 di Bandung dalam usia 63 tahun dan dimakamkan di makam keluarga H Mesrie di jalan H Mesrie Bandung. Sebelum meninggal, beliau mengalami sakit stroke dan mengalami kondisi hampir koma selama 7 bulan.
Sebagai anak-anaknya, kami sangat bangga kepada beliau. Di tengah berbagai godaan untuk menjadi pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Jawa Barat, beliau hampir tidak memiliki apapun dari jabatannya, padahal beberapa posisi ‘basah’ pernah dijabatnya. Peninggalan beliau untuk kami, keluarga yang ditinggalnya hanyalah sejumlah rumah warisan yang beliau dapatkan dari ayahnya dulu, H Mesrie. Tentunya ada hal lain yang beliau tinggalkan untuk kami yang jauh lebih berharga, yaitu prinsip-prinsip hidup yang melekat kepada kami, terutama prinsip kejujuran dalam mengerjakan apapun.
Foto terakhir Mahbub Mesrie sebelum sakit dan akhirnya meninggalkan kita semua

[...] beliau, banyak sekali menulis tentang Bandung. Pemerhati Bandung, pecinta Bandung. Setahu saya, Pa Mahbub Mesrie, ayah beliau, pernah menjadi menjabat di pemerintahan Kota Bandung. Saya pikir sangat wajar Pa Arry [...]